Indahnya Monumen Simpang Lima Gumul Kediri JATIM
![]() |
| Rahmat Boy Jomb |
Simpang Lima Gumul merupakan persimpangan atau pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten.
Monumen Simpang Lima Gumul Kediri sering disebut sebagai “Paris Van Java Kediri” karena Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini memang mirip seperti Arc Arc de Triomphe, di Paris, Perancis.
Namun, arsitektur dan ukirannya berbeda karena monumen ini memiliki pahatan atau relief-relief yang menggambarkan Sejarah, Kesenian dan Kebudayaan Kediri.Terdapat pula Arca Ganesha di setiap sisi monumen.
Lalu, di sisi depan bangunan terdapat tulisan “Kediri Lagi” berukuran besar yang seolah-olah menyapa wisatawan yang berkunjung ke Kediri ataupun menyapa warga Kediri yang sudah tinggal di luar Kota dan telah lama tak pulang ke Kediri.
![]() |
| Rahmat |
Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini memiliki luas bangunan 37 hektar secara keseluruhan, dengan luas bangunan 804 meter persegi dan tinggi mencapai 25 meter yang terdiri dari 6 lantai, serta ditumpu 3 tangga setinggi 3 meter dari lantai dasar.
Di dalam Monumen Simpang Lima Gumul Kediri, terdapat Gedung pertemuan yang berada di gedung utama. Sebuah Auditorium di lantai atas dan minimarket yang menjual suvenir di lantai bawah.
Terdapat juga Ruang Serbaguna dan di luar monumen terdapat Terminal Bus antar kota dan MPU serta Pasar.
Di setap sudut jalan persimpangan terdapat areal parkir yang cukup luas. Setelah Anda memarkir kendaraan, Anda dapat memasuki akses masuk menuju ke terowongan bawah tanah yang langsung mengantarkan Anda ke Monumen Simpang Lima Gumul Kediri.
![]() |
| Rahmat |
Monumen ini tak pernah sepi pengunjung. Mereka biasanya menghabiskan waktunya untuk bersantai, berfoto-foto, atau berkumpul dengan teman atau keluarga mereka dengan menikmati keindahan Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini.
Saat pagi hari biasanya warga ramai-ramai datang ke Monumen Simpang Lima Kediri untuk berolahraga seperti jalan-jalan, jogging, bersepeda di sekitar sini.
Jika Anda membutuhkan sesuatu, di sini juga terdapat mini market. Lalu, terdapat juga para pedagang kaki lima yang menjual aneka jajanan, makanan, minuman dan souvenir.
Jalur menuju SLG kebetulan kami dari Jombang. Anda dapat menempuh rute Surabaya – Kediri Kota via jalur Kertosono – Papar – Gampengrejo.
Setelah memasuki kawasan Kota Kediri ( Jong Biru sampai Jl. Mayor Bismo-Semampir), lurus saja ke arah Selatan sampai Anda menuju Pertigaan Kantor Pos depan Sungai Brantas (ada sebuah tugu ditengah), belok kiri (ke Timur) Lurus dan Anda akan melewati Kediri Town Square serta empat traffic light(lampu merah).
Setelah traffic light yang terakhir, belok kiri (ke Utara) dan Anda akan melewati KODIM 521 – lurus ada dua traffic light lagi – belok kanan (ke arah Gurah – Pare – Malang) – Lurus saja dan ikuti jalannya sekitar 4 km dan Anda akan sampai.
Untuk jam operasional Monumen Simpang Lima Gumul Kediri sendiri adalah 24 jam atau Anda bisa kesana kapanpun Anda mau, dan di Simpang Lima Gumul ini Anda tak dikenakan biaya apapun alias gratis. Anda hanya akan dikenakan biaya parkir saja sekitar 2000 hingga 3000 rupiah.
![]() |
| Rahamat |
#Lewongcrew
Link youtube kami
...
untuk komunitas
Dokumentasi download dibawah
...




